My Blogs

Menggapai Ilmu Setinggi Langit...

Password merupakan kode-kode rahasia yang harus dijaga keamanannya. Banyak hal yang negatif ketika password Anda bocor ke tangan orang lain. Simak 7 kiat singkat untuk menjaganya.

1. Tidak Menggunakan Default Password
Default password adalah password yang kita dapat pertama kali. Password standar ini sebaiknya memang harus cepat diganti lantaran sangat rentan. Pasalnya, default password dapat dicari dengan mudah di google search, bahkan di situ tercantum nama mesin, type dan default password terpampang dengan megah di beberapa situs vendor pembuatnya.

Terkadang administrator takut lupa dengan mengubah-ubah default password yang ada, sehingga seorang penyusup dapat mengambil alih sistem dengan default password.

2.Tidak Memakai Password Hint
Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita entry ke dalam sistem/account, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah pengingat ini disebut password Hint, bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut.

Begitu juga dengan para hacker, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, lama kelamaan password tersebut akan tertebak, bila pertanyaan yang tertera di password hint dapat dijawab oleh si penebak password.

3.Tidak Menuliskan Password
Pemilik password sering kali takut lupa dengan password yang telah dimasukkan, sehingga pemilik password akan menuliskan berbagai user id dan passwordnya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, stickies (mac), password folder, buku, handphone dan lainnya.

Hal ini juga cukup rentan bocor. Mengapa rentan? Karena bila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user id dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri peralatan/gadget yang hilang.

4.Menggunakan Password yang Kuat

Pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja, kalau saja bisa lebih pendek dari 3 character maka user tersebut akan memberikan password yang pendek. Untung saja saat ini sistem memberikan panjang password minimal 6 karakter dan maksimal 254 karakter. Semakin panjang sebuah password maka akan semakin kuat keamanan password tersebut.

Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf bahkan berbagai karakter yang lain. Beberapa admin saat ini menggunakan password yang cukup panjang, ditambah dengan enkripsi seperti PGP key dan lainnya, sehingga cukup sulit untuk dapat menebak password tersebut.

5.Sering Mengubah Password
Pemilik password sebaiknya secara berkala mengubah password untuk autentikasi tersebut, semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebol account/system kita. Perubahan terhadap password tergantung si pemilik, bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya. Asal si pemilik tidak lupa dengan password yang sudah diubah tadi.

6.Tidak Memakai Password Sama pada Beberapa Account

Pemilik password kadang sering lupa dan sering membuat account yang cukup banyak, sehingga mereka setiap membuat account baru menggunakan user id yang sama dan password yang sama, ini sangat rentan dan bahaya. Karena satu account tembus password ini, maka semua account akan dapat diambil oleh hacker tersebut.

7. Menggunakan Manajemen Password
Untuk membantu mengingatkan kembali berbagai password dan berbagai account, seringkali kita sangat kesulitan, tapi tidak perlu khawatir karena sudah banyak saat ini aplikasi untuk membantu menata password kita. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar, sehingga berapapun account kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali, tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.

Dikutip dari detik.com

Lihat Selengkapnya......

Lupa memang masalah yang biasa dihadapi manusia. Jika lupa password login Windows, ada cara untuk memulihkannya dengan menggunakan sistem operasi Ubuntu Linux.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat Live CD atau Live USB Flashdisk Ubuntu Linux. Ubuntu Live ini akan digunakan untuk booting ke sistem dan melakukan prosedur yang dibutuhkan untuk membongkar password Windows tadi.

Cara paling mudah untuk melakukan itu adalah dengan men-download UNetBootin dan menjalankannya. Aplikasi sederhana ini akan men-download versi Ubuntu yang dipilih dan melakukan instalasi pada flashdisk yang Anda siapkan.

Tahap kedua adalah menginstall utility Open Source bernama chntpw. Hal ini dilakukan dari Ubuntu dengan menjalankan Synaptic Package Manager.

Untuk bisa mendapatkan chntpw, Synaptic Package Manager harus diarahkan untuk melihat pada penyimpanan aplikasi Universe. Hal itu bisa dilakukan dengan mengklik menu Settings > Repositories pada jendela Synaptic. Kemudian, centang pilihan 'Community-maintained Open Source software (universe)' dan klik Close.

Setelah itu, klik tombol Reload dan Synaptic akan men-download informasi paket terbaru dari Universe. Setelah selesai, ketikkan chntpw pada kotak Quick Search.

Jika sudah muncul, centang kotak di sisi tulisan chnptw, pilih 'Mark for Installation'. Lalu klik Apply untuk menginstalnya.

Tahap ketiga adalah mengubah password Windows dengan chntpw.

1. Mount hardisk / drive yang berisi instalasi Windows Anda
2. Buka hardisk itu (klik Places) dan catat label drive yang muncul pada menu bar jendela file browser
3. Buka jendela Terminal (Applications > Accessories > Terminal)
4. Ketik perintah berikut pada Terminal:
    cd / media
    ls
5. Ketik: cd [label hardisk yang tadi Anda catat]
6. ketik: cd WINDOWS/system32/config
7. Untuk mengubah password Administrator, ketikkan perintah: sudo chntpw SAM
8. Akan muncul beberapa perintah yang bisa Anda pilih, perintah paling aman adalah membuat password 
    jadi kosong. Lakukan ini dengan menekan angka '1', lalu tekan 'y' untuk konfirmasi
9. Pilih '2' untuk mengubah password ke kata tertentu, namun hal ini memiliki risiko error lebih besar
10. Untuk mengubah password user lain (non-administrator), ketikkan perintah berikut (dari Terminal):
      sudo chntpw –u [nama user] SAM

Dikutip dari detik.com

Lihat Selengkapnya......

Sebuah program jahat yang mencatut nama 'McDonalds' merebak di Facebook. Jika menjadi korbannya, account Facebook Anda akan menyebarkan hal itu pada semua kenalan.

Tentunya hal itu sangat menyebalkan. Selain ada juga potensi dimanfaatkan untuk kepentingan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Simak langkah-langkah berikut ini seperti disampaikan Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom :
  1. Jika anda sudah terlanjur menjadi korban dan menyebarkan Event Invitation pada seluruh kontak Anda, segera informasikan ke seluruh kontak Facebook Anda untuk tidak mengklik link yang diberikan apalagi sampai menyetujui instalasi aplikasi.
  2. Klik [Account] [Privacy Settings]. Anda akan membuka menu “Choose Your Privacy Settings
  3. Klik [Edit your settings] dari menu “Applications and Websites” di pojok kiri bawah untuk membuka menu “Choose Your Privacy Settings > Applications, Games and Websites"
  4. Klik [Remove unwanted or spammy applications] untuk membuka layar “Applications, Games and Websites > Applications You Use" dan klik tanda X di sebelah “Edit Settings
  5. Anda akan mendapatkan layar konfirmasi Remove, klik tombol [Remove] untuk menghapus program HD Video Player.
Dikutip dari detik.com

Lihat Selengkapnya......

Sukses besar populernya Apple iPhone nampaknya telah melewati kesuksesan dari Research in Motion (RIM), perusahaan yang membuat BlackBerry.

Apple telah memproduksi sekira 14,1 juta unit selama kwartal akhir ini, naik 91 persen pada kwartal yang sama tahun lalu, menurut para analis di Strategy Analytics.

Penjualan Apple iPhone4 nampaknya telah melampaui Research in Motion, perusahaan Kanada yang membuat perangkat smartphone BlackBerry. Sementara RIM memproduksi sekira 12,4 juta unit selama periode tersebut, naik 46 persen pada kwartal yang sama akhir tahun lalu.

Total 327 juta ponsel yang diproduksi untuk seluruh dunia selama kwartal ketiga tahun ini, naik dari 291 juta pada periode yang sama tahun lalu. Strategy Analytics mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut sedikit berkurang dari yang diharapkan dan agak menurun untuk enam bulan pertamanya.

Nokia masih merupakan pembuat ponsel terbesar di dunia, memproduksi 110,4 juta ponsel di seluruh dunia selama kwartal ketiga. Perusahaan tersebut telah melewati goncangan dalam beberapa bulan terakhir ini, dengan beberapa petingginya yang mengundurkan diri, termasuk Olli-Pekka Kallasvuo.

Strategy Analytics mengatakan bahwa laporan ini mewakili hanya dua persen angka pertumbuhan tahunan pada bilangan yang sama tahun lalu, tapi adalah kwartal berurutan yang ke sembilan, yang mana Nokia telah menumbuhkan angka pertumbuhannya di atas rata-rata pasar.

"Angka pertumbuhan penjualan Nokia selama kwartal ke depan akan banyak terhantung dari kesuksesan dari empat model terbaru ponsel mereka seperti: Nokia N8, C7, C6-01 dan E7" tulis Strategy Analytics di laporannya. "Tiga ponsel pertama akan menyerang Sony Ericsson, LG dan Samsung, sementara E7 akan menyerang RIM, HTC dan lain-lain," tambah Strategy Analytics.

Samsung, yang memproduksi sekira 71 juta unit pada kwartal ketiga dan LG yang memproduksi 24,8 juta unit, menduduki posisi sisa di urutan lima besar pembuat ponsel.

Lihat Selengkapnya......

Bahasa merupakan salah satu alat/media untuk mengadakan interaksi terhadap manusia yang lain. Jadi dengan adanya bahasa kita kita dapat berhubungan dengan masyarakat lain yang akhirnya melahirkan komunikasi dalam masyarakat.
Bahasa Indonesia mempunyai sebuah aturan yang baku dalam penggunaannya, namun dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Kata-kata yang menyimpang disebut kata non baku karena faktor lingkungan. Hal ini mengakibabkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain, walaupun bahasa yang digunakannya terhadap bahasa Indonesia.

BAHASA BAKU

Bahasa Baku adalah salah satu ragam bahasa yang dijadikan pokok, yang diajukan dasar ukuran atau yang dijadikan standar.

Ciri-Ciri Bahasa Baku :

1.      Komunikasi resmi, yakni dalam surat menyurat resmi, surat menyurat dinas, pengumuman- pengumuman yang dikeluarkan oleh instansi resmi, perundang-undangan, penamaan dan peristilahan resmi, dan sebagainya.
2.      Wacana teknis seperti dalam laporan resmi, karangan ilmiah, buku pelajaran, dan sebagainya.
3.      Pembicaraan didepan umum, seperti dalam ceramah, kuliah, pidato dan sebagainya.
4.      Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya. Pemakaian (1) dan (2) didukung oleh bahasa baku tertulis, sedangkan pemakaian (3) dan (4) didukung oleh ragam bahasa lisan.

 Kalimat baku

· Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat.
· Tujuannya, agar intonasi tersampaikan secara baik.

TIDAK BAKU

~ Kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan.
~ Dalam bahasa percakapan sehari-hari, bahasa tutur.

Penggunaan Kaidah Tata Bahasa

Kaidah tata bahasa normatif selalu digunakan secara ekspilisit dan konsisten. Misalnya:

1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara ekpilisit dan konsisten.
Misalnya:
Bahasa baku
- Gubernur meninjau daerah kebakaran.
- Pintu pelintasan kereta itu kerja secara otomatis.

2. Pemakaian kata penghubung bahwa dan karena dalam kalimat majemuk secara ekspilisit. Misalnya:
Bahasa Baku
- Ia tidak tahu bahwa anaknya sering bolos.
- Ibu guru marah kepada Sudin, ia sering bolos.

3. Pemakaian pola frase untuk predikat: aspek + pelaku + kata kerja secara konsisten. Misalnya:
Bahasa Baku
- Surat anda sudah saya terima.
- Acara berikutnya akan kami putarkan lagu-lagu perjuangan.

Bahasa Tidak Baku
- Surat anda saya sudah terima.
- Acara berikutnya kami akan putarkan lagu-lagu perjuangan.

4. Pemakaian konstruksi sintensis. Misalnya:
  Bahasa Baku           Bahasa Tidak Baku
  Suaminya                  dia punya suami
  Memberitahukan       kasih tahu
  Mereka                      itu orang
  Kemari                      kesini

5. Menghindari pemakaian unsur gramatikal dialek regional atau unsure gramatikal bahasa daerah. Misalnya:
Bahasa Baku
- Dia mengontrak rumah di Kebayoran lama
- Mobil paman saya baru

Bahasa Tidak Baku
- Dia ngontrak rumah di Kebayoran lama.
- Paman saya mobilnya baru.

Penggunaan Kata-Kata Baku
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang frekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan - pertimbangan khusus. Misalnya:
Bahasa Baku               Bahasa Tidak Baku
- cantik sekali              - cantik banget
- lurus saja                   - lempeng aja
- masih kacau              - masih semrawut
- uang                          - duit
- tidak mudah              - enggak gampang
- diikat dengan kawat - diiket sama kawat
- bagaimana kabarnya - gimane kabarnye


Penggunaan Ejaan Resmi Dalam Ragam Tulisan
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca. Misalnya:
  Bahasa Baku           Bahasa Tidak Baku
  bersama-sama         bersama2
  melipatgandakan     melipat gandakan
  pergi ke pasar          pergi kepasar
  ekspres                    ekspres, espres
  sistem                      sistim


Penggunaan Lafal Baku Dalam Ragam Lisan
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafal daerah.
Misalnya:
Bahasa Baku               Bahasa Tidak Baku
- atap                           - atep
- habis                          - abis
- senin                          - senen
- mantap                      - mantep
- hilang                        - ilang
- dalam                        - dalem

Penggunaan Kalimat Secara Efektif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang digunakan dapat dengan tepat menyampaikan pesan dengan pembicaraan atau tulisan kepada pendengar atau pembaca, persis seperti yang di maksud pembicara atau penulis.
 
Keefektifan kalimat ini dapat dicapai antara lain dengan:

1. Susunan kalimat menurut aturan tata bahasan yang benar, misalnya:
Bahasa Baku
- Pulau Buton banyak menghasilkan aspal.
- Tindakan-tindakan itu menyebabkan penduduk merasa tidak aman dan keluarganya merasa 
   tidak aman.
Bahasa Tidak Baku
- Di pulau Buton banyak menghasilkan aspal.
- Tindakan-tindakan itu menyebabkan penduduk merasa tidak aman dan keluarganya.

2. Adanya kesatuan pikiran dan hubungan yang logis di dalam kalimat. Misalnya:
Bahasa Baku
- Dia datang ketika kami sedang makan.
- Loket belum dibuka walaupun hari sudah siang.

Bahasa Tidak Baku
- Ketika kami sedang makan dia datang.
- Loket belum dibuka dan hari tidak hujan.

3. Penggunaan kata secara tepat dan efesien. Misalnya:
Bahasa Baku
- Korban kecelakaan lalu lintas bulan ini bertambah.
- Panen yang gagal memaksa kita mengimpor beras.
.
Bahasa Tidak Baku
- Korban kecelakaan bulan ini naik.
- Panen gagal memungkinkan kita mengimpor beras.

4. Penggunaan pariasi kalimat atau pemberian tekanan pada unsur kalimat yang ingin                   
    ditonjolkan. Misalnya:
    Kalimat Biasa
    - Dia pergi dengan diam-diam.
    - Dengan pisau dikupasnya mangga itu.

Kalimat Bertekanan
- Pergilah dia dengan diam-diam.
- Dengan pisaulah dikupasnya mangga itu.

Baku
Tidak Baku
Apotek
apotik
Atlet
atlit
Cenderamata
cinderamata
Konkret
konkrit
Sistem
sistim
Telepon
tilpon
Pertanggungjawaban
pertanggung jawaban
utang
hutang
pelanggan
langganan
hakikat
hakekat
kaidah
kaedah
dipersilakan
dipersilahkan
anggota
anggauta
pihak
fihak
disahkan
disyahkan
lesung pipi
lesung pipit
mengubah
merubah
mengesampingkan
mengenyampingkan
Kualitas
kwalitas
Universitas
university
Aktivitas
Aktifitas
Hierarki
hirarkhi
Grup
group

Beberapa kesalahan yang menghasilkan kalimat tidak baku:

1. Terpengaruh bahasa daerah
contoh:
Apa kamu sudah makan?
Apakah kamu sudah makan?
Bukumu ada di saya ~ Bukumu ada pada saya.

2. Terpengaruh bahasa asing
contoh:
- Orang yang mana berbaju putih itu abangku.
- Orang yang berbaju putih itu abangku.

3. Kerancuan
contoh:
- Di sekolahku mengadakan pesta.
- Di sekolahku diadakan pesta.
- Sekolahku mengadakan pesta.

4. Kemubaziran
Contoh :- Kami semua sudah hadir.
- Kami sudah hadir.

5. Terpengaruh bahasa tutur
Contoh :- Saya sudah bilang sama dia.
- Saya sudah berkata dengan dia.
- Emangnya itu bini Tono ?
- Apakah itu istri Tono?

6. Salah susunan kata
Contoh :- Kami sudah baca suratmu.
- Suratmu sudah kami baca.
Ragam baku dapat dikenali dari beberapa sifatnya. Seperti halnya dengan bahasa-bahasa lain di dunia, bahasa Indonesia menggunakan bahasa orang yang berpendidikan sebagai tolok ukurnya. Ragam ini digunakan sebagai tolok ukur karena kaidah-kaidahnya paling lengkap diperikan.  Pengembangan ragam bahasa baku memiliki tiga ciri atau arah, yaitu:
1.    Memiliki kemantapan dinamis yang berupa kaidah dan aturan yang tetap. Di sini, baku atau standar berarti tidak dapat berubah setiap saat.
2.    Bersifat kecendikiaan. Sifat ini diwujudkan dalam paragraf, kalimat, dan satuan-satuan bahasa lain yang mengungkapkan penalaran dan pemikiran yang teratur, logis dan masuk akal
3.    Keseragaman. Di sini istilah “baku” dimaknai sebagai memiliki kaidah yang seragam. Proses penyeragam bertujuan menyeragamkan kaidah, bukan menyeragamkan ragam bahasa, laras bahasa, atau variasi bahasa.
Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mempertimbangkan kebakuan kalimat, antara lain:
1.    Pelesapan imbuhan, misalnya “Kita harus hati-hati dalam menentukan sample penelitian ini” (seharusnya “berhati-hati”).
2.    Pemborosan kata yang menyebabkan kerancuan atau bahkan kesalahan struktur kalimat, misalnya “Dalam rapat pimpinan kemarin memutuskan susunan pengurus baru” (kata dalamdapat dibuang).
3.    Penggunaan kata yang tidak baku, termasuk penggunaan kosakata bahasa daerah yang belum dibakukan. Contoh, “Percobaan yang dilakukan cuma menemukan sedikit temuan” (Cuma diganti hanya).
4.    Penggunaan kata hubung yang tidak tepat, termasuk konjungsi ganda, misalnya ”Meskipun beberapa ruang sedang diperbaiki,tetapi kegiatan sekolah berjalan terus.” (konjungsi tetapisebaiknya dihilangkan karena sudah ada konjungsi  meskipun).
5.    Kesalahan ejaan, termasuk penggunaan tanda baca.
6.    Pelesapan salah satu unsur kalimat, misalnya ”Setelah dibahas secara mendalam, peserta rapat menerima usul tersebut” (subjek anak kalimat ‘usul tersebut’ tidak boleh dilesapkan).
Buku Sabarianto (2001) dalam daftar pustaka di bawah memuat beberapa contoh tentang penggunaan bahasa Indonesia baku.

Penggunaan Kata-Kata Baku
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus. Misalnya:

Bahasa Baku               Bahasa Tidak Baku
- cantik sekali               - cantik banget
- lurus saja                   - lempeng saja
- masih kacau               - masih sembraut
- uang                             - duit
- tidak mudah                  - enggak gampang
- diikat dengan kawat      - diikat sama kawat
- bagaimana kabarnya     - gimana kabarnya

Penggunaan Ejaan Resmi Dalam Ragam Tulisan
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD) EyD mengatur mulai dari penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan partikel, penulisan angka penulisan unsur serapan, sampai pada penggunaan tanda baca. Misalnya:
Bahasa Baku               Bahasa Tidak Baku
- bersama-sama          - bersama2
- melipatgandakan       - melipat gandakan
- pergi ke pasar            - pergi kepasar
- ekspres                      - expres, espres
- sistem                        - sistim

Penggunaan Lafal Baku Dalam Ragam Lisan
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan. Tetapi ada pendapat umum bahwa lafal baku dalam bahasa Indonesia adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau lafl daerah.
Misalnya:
Bahasa Baku      Bahasa Tidak Baku
- atap                  - atep
- menggunakan  - menggaken
- pendidikan       - pendidi’an
- kalaw               - kalo,kalo’
- habis                - abis
- dengan            - dengen
- subuh              - subueh
- senin               - senen
- mantap            - mantep
- pergi                - pigi
- hilang               - ilang
- dalam               - dalem

Jadi kesimpulannya adalah  Bahasa baku adalah salah satu ragam bahasa yang dijadikan pokok ajuan, yang dijadikan dasar ukuran atau yang dijadikan standar. Ragam bahasa baku bahasa Indonesia memang sulit untuk dijalankan, atau yang digunakan karena untuk memahaminay dibutuhkan daya nalar yang tinggi. Dengan menggunakan ragam bahasa baku, seseorang akan menaikkan
prestisenya.

Lihat Selengkapnya......

Mengenal ukuran dari format DVD, umumnya dikenal dengan format PAL dan NTSC. Umumnya durasi film DVD sekitar 2 jam dan disimpan dalam sebuah media disc DVD tipe single layer berkapasitas 4.7GB. Atau DVD dual layer yang dapat menampung 2X kapasitas DVD single layer.

Apakah ukuran tersebut adalah baku seperti itu. Apakah bisa sebuah DVD single layer keluar dari batas dengan menayangkan film lebih dari 2 jam. Bagaimana untuk menyimpan sebuah film dengan durasi 3 sampai 4 jam. Lalu apa yang harus dilakukan dan dampaknya untuk membuat disc DVD agar lebih banyak menampung durasi sebuah film. 


Format resmi standar DVD single layer

Format DVD yang dikenal oleh umum ada 2 yaitu PAL dan NTSC. Tabelnya dibawah ini :



NTSC
PAL
Resolusi
720x480
720x576
Constant BitRate
9MB/s
9MB/s
Variabel AVG BitRate
6MB/s
6MB/s
Variabel Min BitRate
0.921MB/s
0.921MB/s
Variabel Constant BitRate
6MB/s
6MB/s
Frame
29.9
25 FPS
Region
Amerika
Asia
Audio
AC3 48Khz
AC3 48Khz
MP3
MP3

 
Untuk analisa saat ini yang menyebabkan kapasitas DVD membesar adalah ukuran BitRate. Ketajaman gambar film DVD rupanya tergantung dari besar kecilnya BitRate. Dengan memperkecil BitRate nantinya dapat diupayakan sebuah DVD dapat menyimpan durasi film lebih besar diatas 2 jam. Dengan format standar, sebuah film DVD akan mengunakan BitRate Constant (besaran bit rate tetap).  Dampaknya sebuah film yang dimasukan kedalam media Disc DVD single layer akan terbatas antara 1 - 2 jam saja.

Tetapi ukuran file DVD ternyata dapat dirubah dengan memainkan angka BitRate. Fungsi BitRate sendiri adalah menjaga kualitas dari gambar atau mempertahankan resolusi gambar terbaik sesuai dengan kualitas asli. Misalnya anda memiliki film dari format H.264 yang bersolusi lebih tinggi dan tajam atau dikenal sebagai format HD 720p atau mungkin saja lebih tinggi lagi. Untuk mengkonversi film dari format H.264 sebaiknya memanfaatkan setting BitRate ketingkat maksimum. Sehingga kualitas film dapat dipertahankan mendekati aslinya.

Bagaimana bila film anda ternyata bukan sekualitas HD, atau bahkan lebih rendah dari resolusi DVD itu sendiri. Misalnya anda memiliki film dengan format VCD atau video dengan kualitas sedang saja dan kualitasnya masih dibawah DVD. Atau anda memiliki film atau video dan ingin dijadikan ke DVD, tanpa mementingkan kualitas gambar terbaik. Teknik dibawah ini bisa menjadi solusi dalam proses mengedit file DVD. Sehingga hasil konversi file menjadi lebih kecil, dan DVD dapat memuat film lebih banyak denga durasi tayang lebih panjang.


BitRate mengatur besar kecilnya file DVD

DVD memiliki 2 ukuran BitRate yaitu Constant Bitrate dan Variabel BitRate. Format ini sebenarnya dapat diatur sesuai kebutuhan , serta berdampak pada kualitas gambar. Constant BitRate (CBR) adalah angka tetap sebuah ukuran untuk setiap frame perdetik. Format CBR seperti ini bisa digunakan untuk mempertahankan kualitas gambar ketika proses kompresing dilakukan. File gambar tidak akan di kompres atau diperkecil bila tidak mencapai titik batas 6MB/s tetapi tidak melewati batas 9MB/s. Dengan sistem CBR maka, kualitas gambar terjaga dan lebih tajam, tetapi menghasilkan ukuran file lebih besar.

Variabel BitRate (VBR) memiliki 3 batasan yaitu atas, rata rata dan bawah. File akan dipertahankan agar sebuah file untuk DVD berada pada 3 batas yang ditentukan. Bahkan bisa mengambil angka minimum bila sebuah film DVD dibuat agar memperkecil ukuran. Selama proses perubahan sebuah file video ke format DVD, maka BitRate Variable akan bergerak dinamis dan mengikuti 3 batasan yang sudah ditentukan sebelumnya. Apakah anda akan membuat kualitas gambar sebuah film DVD dengan tingkat resolusi tinggi atau rendah. Disinilah fungsi Varible BitRate yang memudahkan untuk mengatur secara dinamis seberapa besar ukuran sebuah frame dari film DVD. Dan gambar akan terlihat memiliki kualitas dinamis. Walaupun sistem VBR akan menurunkan naikan kualitas gambar, sisi negatifnya akan terlihat kurang tajam pada objek bergerak ketika ditayangkan. Tetapi di sisi keuntungan dan kebutuhannya, sistem VBR dapat menurunkan ukuran file yang dihasilkan pada sebuah DVD. Sehingga sebuah film dengan konversi yang dibatasi dengan VBR akan lebih kecil dan menghemat media penyimpanan. Pastinya dengan ukuran lebih kecil, film dapat dimasukan ke media DVD lebih banyak.



Bagaimana mengatur BitRate format DVD melalui software editing

Setiap software video editing umumnya menyertakan ukuran BitRate. Selain software video editing, ada juga software yang berfungsi untuk merubah semua file jenis video ke DVD juga menyediakan pengaturan BitRate. Contoh dibawah ini adalah beberapa software konversi file video yang menyertakan fitur BitRate.
TMPGEnc 4.0 XPress software memiliki sistem sangat fleksibel dalam pengaturan BitRate untuk mengkonversi sebuah film.



Pilihan akan dibuka bila bagian Setting pada gambar diatas di click. Dan tampil Windows seperti dibawah ini. Aturan BitRate dapat diatur sesuai kebutuhan, dari 2000 untuk angka minimum dan maksimum sampai 8000Kb/s. Bila ingin memperkecil ukuran DVD, dapat diatur dengan menyamakan ukuran batas atas menjadi batas bawah. Misalnya batas atas dibuat 2000Kb/s dan sama seperti setting batas bawah 2000Kb/s.



MediaVideoConverter HD Video Converter (gambar kiri) dan Xilisoft Video Converter Ultimate 6 (gambar kanan) memiliki fungsi yang sama.



Bagaimana mengatur suara pada format DVD

Untuk mengatur suara, format DVD standar dengan format Stereo mengunakan 2 format audio berbeda. Bisa mengunakan AC3 atau Dolby dan satu lagi adalah MP3. Format audio yang menghasilkan ukuran file paling kecil adalah AC3, disamping kemampuan outputnya mencapai 48Khz. Sedangkan MP3 akan menghasilkan file lebih besar dengan maksimum kualitas pada 44Khz.

Kedua format audio tersebut nantinya akan mendampingi tatanan suara sebuah film. Besar kecilnya sebuah file DVD juga ditambahkan dengan file audio MP3 atau AC3. Ketika konversi audio memasukan format MP3, pastinya akan menghasilkan file film DVD lebih besar dibandingkan memakai format audio AC3. Pilih saja format AC3 sesuai standar DVD, tetapi kecilkan bitrate sampai 128K




Percobaan dalam berbagai BitRate sebuah film yang dikonversi ke formatDVD
 
Contoh pada percobaan dibawah ini. Sebuah film dengan format H.264 / AVI dengan resolusi 1080x720p tipe WideScreen 16:9 dengan durasi 25 detik. Dengan merubah file dengan memakai berbagai format BitRate dibawah ini, menghasilkan ukuran file DVD (output MPG) berbeda beda.
 
 
Apakah benar efektif bila sebuah film dikompress dengan BitRate terkecil , dan bisa memasukan durasi film lebih banyak ke dalam media Disc DVD. Hasilnya pada gambar dibawah ini, terlihat sebuah player yang menunjukan angka 4 jam 38 menit dan 30 detik. Artinya Media DVD dapat menampung film dengan durasi 4 jam dan dapat ditampung semua file kedalam disc.





Sisi kelebihan dengan BitRate kecil 
  • Meminimalkan ukuran file video / film yang di konversi ke DVD. Media Disc DVD yang terbatas dapat menampung durasi film lebih panjang.
  • Lebih baik digunakan untuk mengkonversi film dengan objek tetap. Seperti video training, tutorial.
  • Lebih baik digunakan untuk film dengan resolusi lebih rendah. Seperti video VCD yang dikonversi ke DVD, handphone dan lainnya dengan kualitas gambar dibawah format DVD.
  • Akan sangat efektif bila anda ingin memuat lebih banyak durasi sebuah Disc DVD dan tidak terlalu menekankan kualitas film yang ada.
Sisi kekurangan dengan BitRate kecil 
  • Bila mengutamakan kualitas pada hasil, sebaiknya tidak mengunakan BitRate rendah. Karena akan menurunkan ketajaman gambar.
  • Pada beberapa test, sisi kekurangan dengan BitRate kecil akan menghasilkan gambar Mozaik pada layar. Khususnya pada sebuah film dimana banyak bidang atau objek bergerak.
  •  
Seberapa ukuran BitRate yang anda butuhkan, sekali lagi lihat kembali dari tayangan film yang akan dikonversi ke DVD. Apakah lebih memprioritaskan kualitas atau daya tampung dari media Disc DVD.
Bila berbicara kualitas, sebaiknya tetap mempertahankan format DVD pada tingkat BitRate tertinggi. Sehingga kualitas film akan tetap terjaga. Sebaliknya bila tidak mementingkan kualitas film atau sumber asli dari film yang akan dikonversi ternyata memiliki resolusi lebih rendah. Dengan memilih setting BitRate terendah akan memperkecil output film yang dikonversi ke DVD.


Lihat Selengkapnya......

Robot ini merupakan pengembangan model sebelumnya ini bisa dikendalikan dari jauh menggunakan komputer secara wireless (menggunakan Bluetooth & WiFi), dan dilengkapi kamera kecil yang mampu mengirimkan foto-foto tanpa perlu bantuan kabel. Robot terbang kecil bernama robot pemantau ini diharapkan bisa dipakai dalam berbagai bidang, misalnya untuk melakukan pengamatan dan pencarian di wilayah-wilayah sempit maupun daerah berbahaya.



Robot pemantau yang berbentuk seperti helikopter mini ini dilengkapi microcontroller 32-bit dan dua motor ultrasonik berukuran kecil guna memutar baling-baling dalam dua arah berbeda sehingga robot bisa terbang. Model baru yang lebarnya 136 milimeter, tinggi 85 mm dan berat 12,3 gram dengan baterai (8,6 gram tanpa baterai) ini akan dipamerkan di Jepang. Saat ini sang robot baru bisa terbang selama tiga menit. Namun perusahaan pembuatnya berencana mengembangkan kemampuannya sehingga ia bisa digunakan untuk tugas-tugas nyata. 



Adapun Robot pemantau ini sebenarnya adalah penerus robot terbang sebelumnya yang diperkenalkan tahun lalu. Robot terdahulu memiliki keterbatasan terbang karena ia harus disambungkan dengan sumber tenaga menggunakan kabel dan harus berada dalam jangkauan mata pengendali saat terbang.



Lihat Selengkapnya......

IP Address Anda

Pengikut

Komentar Anda


ShoutMix chat widget

About this blog

Download Film Gratisss...